Agar Seks Tidak Membuahkan Kehamilan (Khusus Pasutri !!!)

Agar Seks Tidak Membuahkan Kehamilan – Sebelum melanjutkan membaca artikel ini, perlu difahami bahwa artikel ini dikhususkan untuk pasutri yang menunda kehamilan. Jangan disalahgunakan untuk memuaskan pasangan tidak sah di luar jalur pernikahan.

Karena memang menjalani kehidupan rumah tangga penuh dengan rencana dan pehitungan yang matang. Tak terkecuali rencana memiliki momongan dan melanjutkan keturunan. Dengan melihat kondisi keluarga yang dijalani pasutri lebih tahu mana yang harus mereka pilih bersama. Terlepas rencana Tuhan yang pasti akan terjadi di luar rencana mereka.

Banyak diantara pasutri yang ingin sekali cepat punya anak. Namun di sisi lain banyak juga yang inginkan menunda kehamilan. Dengan berbagai alasan, mereka memilih menunda melanjutkan keturunan dan memberikan cucu untuk orang tua mereka.

Lalu bagaimana mengatasi keinginan untuk berhubungan intim dengan rencana seperti itu ? maka dalam artikel ini akan dibahas cara bercinta agar tidak hamil. Cara ini cuga cocok untuk pasangan yang sudah mempunyai beberapa anak, namun istri masih berpotensi untuk hamil, sedangkan kebutuhan seksual masih harus dipenuhi.

Agar Tidak Hamil Meski Aktif Berhubungan Intim

Sebagaimana kita tahu, bahwa sebenarnya ada banyak cara yang bisa dipilih supaya tidak hamil setelah berhubungan seks, diantaranya dengan kontrasepsi atau dengan senggama terputus (coitus interuptus). Namun dalam artikel ini akan dibahas beberapa posisi seks agar tidak hamil setelah berhubungan seks.

Dengan kata lain, salah satu cara yang sering digunakan pasangan suami istri untuk mencegah kehamilan adalah dengan menggunakan jenis posisi seks tertentu. Meskipun metode ini tidak bisa dibuktikan secara medis, tetapi posisi-posisi bercinta berikut ini dianggap dapat mencegah kehamilan terjadi.

Kehamilan terjadi sebagai akibat proses pertemuan antara sperma dan ovum di rahim wanita. Jika sperma dikeluarkan tapi tidak berhasil membuahi sel telur maka kehamilan tidak akan terjadi, seberapa banyak kali pun hubungan tersebut dilakukan.

Posisi Seks Yang Menghambat Kehamilan

Dengan konsep ini banyak orang yang beranggapan bahwa menggunakan posisi bercinta yang membuat sperma sulit berenang menuju rahim dapat mencegah kehamilan. Apa saja posisi seks tersebut supaya tidak hamil setelah ML atau berhubungan intim? mari kita bahas satu per satu.

Posisi seks berdiri

Lakukan hubungan seks seperti biasa dan gaya apa saja, namun saat menjelang ejakulasi, lakukan posisi seks berdiri dan usahakan agar ejakulasi terjadi saat posisi tersebut dilakukan. Dengan melakukan posisi seks berdiri diharapkan dapat mencegah kehamilan.

Posisi seks sambil berdiri akan menyulitkan sperma berenang ke atas menuju rahim wanita untuk membuahi sel telur, kecuali sel sperma tersebut luar biasa sehat dan kuat. Umumnya setelah dikeluarkan, sperma dan air mani akan keluar dan menetes kembali melalui lubang vagina.

Tentu saja belum ada pembuktian sains mengenai metode ini, sebab secara medis kehamilan dapat terjadi kapan saja ketika sperma berhasil membuahi sel telur.

Posisi seks wanita di atas

Posisi bercinta perempuan di atas atau sering disebut woman on top (WOT) adalah salah satu posisi favorit yang sering dilakukan oleh pasangan suami istri. Selain menyenangkan, posisi perempuan di atas juga dapat mencegah kehamilan terjadi.

Seperti halnya posisi berdiri, posisi WOT menyebabkan sperma yang dikeluarkan harus berjuang melawan gravitasi berenang menuju rahim dan membuahi sel telur. Daya tarik gravitasi akan membuat sperma berpeluang besar gagal dan harus keluar kembali melalui vagina bersama semen. Lakukan posisi seks perempuan di atas supaya tidak hamil setelah ML atau berhubungan seks.

Berhubungan seks di dalam air

Salah satu cara yang dianggap dapat mencegah kehamilan adalah dengan melakukan posisi seks di dalam air menggunakan gaya seks berdiri atau perempuan di atas, contohnya bercinta di kolam renang atau di dalam air hangat bath up.

Di kolam renang terdapat banyak campuran klorin dan zat kimia yang dapat membunuh sperma. Penis yang bergerak keluar masuk miss V tentu akan bercampur dengan zat-zat kimia tersebut. Jika ejakulasi terjadi ada kemungkinan sperma sulit berenang menuju rahim atau mati setelah bertemu dengan klorin air.

Begitu pula jika bercinta sambil berendam di bath up yang penuh dengan air hangat. Seperti diketahui, sperma tidak bisa bertahan hidup pada suhu panas atau melebihi suhu normal tubuh. Saat bercinta di air hangat ada kemungkinan sperma mati duluan sebelum membuahi sel telur.

Kedua posisi bercinta di atas dianggap sebagai kontrasepsi alami oleh sebagian masyarakat karena tidak melibatkan alat-alat kontrasepsi modern. Bagaimana pendapat medis mengenai gaya bercinta agar tidak hamil seperti diuraikan di atas?

Kehamilan Bisa Terjadi Dengan Posisi Seks Apa Saja

Di dunia medis dikenal beberapa mitos dan fakta untuk mencegah kehamilan. Sebagaimana pembaca pahami bahwa mitos merupakan suatu kondisi yang ada dalam masyrakat yang kebenarannya masih dipertanyakan dan belum dapat dipastikan. Menurut ilmu kedokteran, wanita bisa hamil dengan gaya apa saja yang digunakan selama dilakukan di masa subur wanita.

Sebagaimana dilansir sehatki.com, DR Sari Locker, seorang seks edukator beranggapan bahwa tidak ada posisi bercinta yang dapat mencegah kehamilan. Wanita bisa hamil dalam posisi apa pun selama penis melakukan ejakulasi di dalam vagina.

Kehamilan bahkan dapat terjadi dimanapun hubungan itu dilakukan termasuk bercinta di kolam renang atau di bath up di dalam air hangat. Menurut Dr Locker, jika sperma bertemu dengan ovum maka kehamilan akan terjadi kapanpun, dimanapun dan dalam posisi apapun.

“Sperma tetap dapat membuahi sel telu meskipun saat itu mereka melakukan posisi bercinta yang melawan gravitasi,” ujar Locker. Satu-satunya cara mencegah kehamilan yang efektif adalah menggunakan kontrasepsi seperti pil KB atau kondom itu pun tidak mencegah kehamilan 100%. Sebaliknya, jika tidak ada posisi bercinta supaya tidak hamil, maka dari penelitian Dr Sari Locker, terdapat beberapa posisi seks agar cepat hamil diantaranya posisi misionaris dan doggy style.

Selain posisi seks, bagi pasangan yang cepat inginkan momongan disarankan juga untuk memperbaiki menjaga kesehatan, rutin berolahraga, mengkonsums makan makanan yang bergizi, memperbaiki kualitas sperma, melakukan hubungan intim pada masa subur, dan juga mengkonsumsi herbal penyubur kandungan.

Itulah sedikit wawasan tentang posisi bercinta bagi Anda yang tidak inginkan kehamilan setelah berhubungan. Ternyata kehamilan bisa terjadi dengan posisi seks apa saja, kecuali Anda menggunakan alat kontrasepsi yang itupun tidak ada jaminan 100% aman.

Nah, jika Anda belum mempunyai ikatan yang sah, jangan sekali-kali mencoba berhubungan intim yang hanya boleh dilakukan pasutri. Begitupun pasutri yang sudah diberikan momongan meskipun sudah berusaha menjaganya, rawatlah dengan baik karena itu adalah amanah dan juga investasi terbesar untuk Anda dan pasangan. Semoga bermanfaat.

Wajib Baca:

Comments

comments

share post: