Kapan Baiknya Sperma Dikeluarkan??


Kapan baiknya sperma dikeluarkan – Jutaan sel sperma akan dihasilkan tubuh dari asupan gizi yang dibutuhkan oleh organ-organ tubuh setiap harinya. Maka tak heran jika pasangan bercinta setiap hari pun, pria tak akan kehabisan seperma. Namun untuk menjadi sperma yang berkualitas perlu waktu untuk tahapan proses pematangan.

Bagi pria, ada saat saat tertentu bahwa mengeluarkan sperma dengan masturbasi atau onani itu diperlukan. Alasannya pun beragam, seperti untuk kepuasan seksual sendiri ketika istri tak bisa digauli, atau bagi yang belum punya pasangan masturbasi dilakukan untuk melampiaskan hasrat yang berat dikendalikan. Atau bisa juga mereka yang rutin mengeluarkan sperma bertujuan menghilangkan penat stres atau inginkan tidur pulas.

Memang pada faktanya, masturbasi adalah cara paling aman bagi pria ketika hasrat seksual naik.Kenapa demkian, karena hal ini jauh lebih baik daripada mencari lawan hubungan seksual yang tidak dikenal, karena hal tersebut lebih mengancam berbagai kemungkinan penyakit maupun kehamilan di luar kehendak.

Meskipun demikian yang banyak terjadi adalah, pria menjadi suka melakukan masturbasi karena dengannya ia dapatkan kesenangan karena ia merasa kepuasan seksualnya terpenuhi. Dan kenikmatan yang diperolehnya ini membuat pria ingin selalu melakukannya, bahkan mungkin bisa mengakibatkan kecanduan.

Apapun namanya kecanduan, itu tidak baik dan bisa berakibat buruk pada pelakunya. Tak terkecuali pelaku masturbasi. Keseringan melakukan onani paling tidak bisa berakibat:

Perubahan ukuran pada alat vital

Pada alat vital pria terdapat otot halus yang berfungsi memperkuat dan memperbesar alat vital ketika terjadi ereksi. Apabila seseorang melakukan masturbasi dengan frekuensi yang tinggi, maka gesekan-gesekan yang terjadi ketika masturbasi tersebut akan memperburuk atau merusak otot halus tersebut. Pada akhirnya, hal semacam ini akan menjadikan seseorang menjadi cepat lelah dan kondisi alat vital semakin menyusut sehingga terlihat lebih kecil.

Mengakibatkan ejakulasi dini

Tingginya frekuensi seseorang dalam melakukan masturbasi akan mengakibatkan seseorang rentan terkena gangguan seksual, seperti ejakulasi dini. Ejakulasi dini adalah bentuk kelemahan seksual, dimana bagi seseorang yang mempunyai kelemahan seksual jenis ini, maka ia tidak akan bisa melakukan hubungan seksual dengan durasi yang lama, dikarenakan sperma akan keluar dengan cepat tanpa dikehendaki.

Sebenarnya, tidak ada batasan waktu bagi seseorang untuk mengeluarkan sperma yang terendap dalam testis. Namun, tentu saja, hal semacam ini juga tidak baik untuk dilakukan. Membiarkan sperma mengendap di testis selama berminggu-minggi merupakan kondisi yang normal. Namun apabila hal ini dibiarkan dalam jangka waktu yang cukup lama, maka akan timbul dampak negatif yang akan memperburuk kondisi kesehatan seksualnya.

Yang Normal Yang Menyehatkan

Pertanyaan semisal apakah normal jika seminggu sekali harus masturbasi? Atau, seberapa sering pria harus masturbasi agar bisa dianggap sehat dan normal? Pertanyaan seperti it bisa jadi sering ada di fikiran Anda. Ya, melalui masturbasi seorang pria dapat terpuaskan akan kebutuhan seksualnya.

Namun, jika hal ini dilakukan terlalu sering, tentunya dapat mengganggu kehidupan dan hasrat seksual. Apalagi seringnya melakukan masturbasi setelah menikah juga terbukti membuat keintiman dengan pasangan menjadi berkurang.

 

Masturbasi mungkin diperlukan, selain untuk kepuasan seksual, juga untuk mengeluarkan sperma yang sudah lama untuk digantikan dengan sperma yang baru. Beberapa dari Anda mungkin pernah berpikir bahwa semakin sering masturbasi, semakin sering sperma keluar, dan dapat menyebabkan produksi sperma semakin banyak atau malah jumlah sperma semakin sedikit karena terus dikeluarkan. Namun, sebagaiman dilansir alodokter.com, masturbasi tidak akan mempengaruhi jumlah sperma yang Anda produksi.

Masturbasi merupakan kegiatan seksual yang umum dilakukan oleh semua pria di seluruh dunia.

Namun, tidak ada batasan yang normal untuk berapa kali sebaiknya Anda melakukan masturbasi dalam sehari maupun seminggu. Dilansir dari WebMd, Logan Levkoff, seorang seksologis dan pendidik seks, mengatakan bahwa bukan masalah berapa kali Anda masturbasi dalam seminggu atau sehari, tetapi yang jadi pertanyaan adalah bagaimana masturbasi mempengaruhi hidup Anda.

Jika Anda sering melakukan masturbasi dalam seminggu dan Anda merasa sehat dan hidup Anda puas,  itu baik buat Anda. Tetapi jika sering melakukan masturbasi membuat Anda mengabaikan pekerjaan atau malah menjadi alasan untuk tidak melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda, mungkin masturbasi perlu Anda pertimbangkan.

Kesimpulannya, adalah bukan berapa kali masturbasi yang Anda lakukan, tetapi yang penting adalah berapa frekuensi masturbasi yang baik sesuai dengan gaya hidup Anda. Namun, yang harus diwaspadai adalah, ketika masturbasi telah menjadikan Anda kecanduan. Artinya, semakin Anda lakukan semakin pula membuat Anda ingin melakukannya lagi dan lagi.

Jangan sampai, hal ini akan merusak kehidupan Anda. Untuk mengurangi keinginan untuk masturbasi, Anda bisa melakukan hal-hal yang lebih positif, seperti berolahraga atau melakukan hobi Anda.

Ketika Yang Dikeluarkan Encer

Mani encer adalah satu di antara tanda-tanda kekurangsehatan sperma yang tubuh hasilkan. Maka, ketika mani yang dikeluarkan itu encer dan berwarna agak bening akan disertai lemahnya kemampuan penis bertahan dalam ereksi. Mengetahui hal yang demikian, yang bersangkutan sudah sepantasnya mencarikan solusinya.

Memang, pada umumnya butuh waktu untuk bisa menghasilkan sperma yang subur. Namun kondisi semacam ini tidak sepenuhnya terjadi pada setiap pria, dimana banyak pria yang berusaha mengeksplor tentang dunia seksualitas, yang pada akhirnya menjadikan seseorang menjadi tahu akan berbagai macam masalah seksual serta mengetahui solusi yang praktis untuk bisa kaluar dari permasalahan tersebut.

Turunnya kualitas sperma hingga nampak encer dan terbukti sulit untuk melangsungkan proses pembuahan pada rahim pasangan merupakan salah satu masalah serius. Pada saat ini banyak pilihan cara yang bisa Anda pilih untuk bisa keluar dari masalah tersebut. S-Count adalah salah satu sarana yang banyak dipilih para pria untuk bisa mendapatkan kualitas sperma yang kental dan subur.

Dengan mengkonsumsi suplemen pengental sperma S-Count maka sperma yang dihasilkan oleh pria akan mengalami peningkatan dalam segi kekentalan yang berarti pula bahwa jumlah sel sperma yang terdapat dalam air mani pria sangat cukup dan mampu untuk melakukan pembuahan sel telur.

S-Count adalah suplemen pengental sperma yang 100% terbuat dari bahan herbal alami. Hal tersebut membuat S-Cont tidak akan menimbulkan efek samping negatif apapun.

Untuk detail produk, konsultasi maupun pemesanan Cepat Anda bisa hubungi CS kami di nomor 0898-7118-101

Kunjungi Juga Marketplace Kami


Comments

comments

share post: